Yuk Coba, Cara Menyenangkan untuk Ajari si Kecil Membaca

Yuk Coba, Cara Menyenangkan untuk Ajari si Kecil MembacaFoto: Thinkstock

Jakarta, Anak menyampaikan ketertarikannya pada huruf, kemudian orang bau tanah ingin mengajari mereka membaca? Boleh-boleh saja. Tapi ingat, gunakan cara yang menyenangkan sehingga pendekatan yang dilakukan yaitu bermain sambil belajar.

Seperti penuturan psikolog pendidikan dari TigaGenerasi, Rafika Ariani, Mpsi, Psikolog, cara menyenangkan yang bisa dilakukan orang bau tanah misalnya dengan membacakan ia buku dongeng dengan banyak gambar. Misalnya pada gambar kucing, anak bisa tahu bagaimana bentuk dan suara lafal kucing.

"Anak bisa tahu gambar kucing meski tulisannya kayak apa ia belum tahu. Tapi lama-lama ia familiar dengan huruf-huruf dalam membentuk kata kucing," kata Fika, begitu ia erat disapa ketika berbincang dengan detikHealth baru-baru ini.

Ketika membacakan anak dongeng sembari mengenalkan abjad padanya, sebaiknya jangan gunakan gadget. Kemudian, bacakan dongeng dengan kalimat-kalimat pendek dan dengan kata yang sederhana. Sebab, mengajari anak membaca dengan kalimat panjang justu akan membuat mereka galau atau bisan. Akan lebih baik lagi bila dongeng yang dibacakan juga disertai gambar yang banyak sehingga lebih menyenangkan dan menarik bagi anak.

Baca juga: Bermain untuk Anak Prasekolah Penting untuk Kecerdasan

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengajari anak membaca yakni dengan menyanyi di mana liriknya ditampilkan. Sambil menyanyi dan menggerakkan badannya, anak bisa mencar ilmu mengingat kata, mengenal huruf, dan mempelajari perbedaan rima dari lirik lagu tersebut.

"Bisa juga dengan menggunakan puzzle atau mengajarkan nama-nama benda di sekitar kita. Karena itu kan bisa menambah wawasan anak terhadap lingkungan sekitarnya," tambah Fika.

Ia menekankan, ketika mengajari anak membaca atau mengenalkan abjad pada anak, jangan dipaksakan. Sebab, di usia balita memang sedang masanya anak mengeksplor segala kemampuannya. Sehingga, orang bau tanah bisa mengenalkan anak ke banyak sekali bidang. Nantinya, lanjut Fika, anak juga paham dengan sendirinya bahwa membaca yaitu skill yang memang ia butuhkan.

"Saat anak tertarik dengan huruf, silakan ajari ia membaca, beri stimulasi. Tapi jangan lebay (berlebihan) juga. Nanti anak malah stres. Ada beberapa kasus anaknya diajari membaca terus semenjak dini pas ia duduk di kursi SD udah bosan, ibaratnya ia udah enek sama yang namanya membaca alasannya yaitu dipaksa dan diforsir," tutur Fika.

Baca juga: Studi: Anak yang Suka Bikin Berantakan Saat Bermain Bisa Belajar Lebih Baik

Komentar