Foto: Reza/detikHealthJakarta, Ada alasan mengapa pakar psikologi dan pendidikan anak selalu menekankan pentingnya perlindungan stimulus pada anak semenjak usia dini. Hal ini dikarenakan perlindungan stimulus besar lengan berkuasa terhadap masa depan anak.
Jovita Maria Ferlina, MPSi, Psikolog dari Little Shine Daycare mengatakan anak wajib menerima aneka macam macam stimulus semenjak dini untuk mengasah bakat dan minatnya. Jika bakat dan minat tak diasah, anak bisa kehilangan arah hidup sampai tak memiliki tujuan.
"Kalau anak nggak tahu bakatnya apa, ia akan kesulitan menentukan goals dan kebingungan ketika beranjak dewasa. Makanya kita lihat ada anak sudah mau lulus SMA tetapi galau menentukan jurusan dan pilihan kuliah," tutur Jovita, dalam program penutupan daycare PT Amerta Indah Otsuka di Pondok Indah Office Tower I, Jl Sultan Iskandar Muda, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (5/7/2017).
Hal inilah yang membuat Jovita mengambil tema creativpreneur ketika menjalankan daycare di kantor produsen pocari sweat ini. Creativpreneur mengenalkan anak kepada bermacam-macam jenis kecerdasan, yang dibutuhkan bisa membuat anak bersaing di masa depan.
Dengan creativpreneur, anak akan bisa menemukan dan mengungkapkan inspirasi dan gagasan yang dimilikinya. Ide dan gagasan tersebut muncul sesuai dengan bakat dan minat serta jenis kecerdasan yang menonjol pada diri anak.
"Misalnya anak tidak suka bernyanyi, tapi pandai masak. Nah, bagaimana ia mengolah kemampuan memasaknya ini menjadi sesuatu yang menghasilkan. Intinya ialah tidak ada bakat anak yang sia-sia.
Direktur Corporate Affair PT Amerta Indah Otsuka, Pratiwi J, mengatakan daycare yang diselenggarakan ialah solusi bagi karyawan yang ditinggal mudik lebaran. Dengan begitu, karyawan bisa bekerja tanpa harus mengkhawatirkan anaknya.
Daycare diadakan selama 6 hari. Selama 6 hari itulah Jovita dan rekan-rekannya mengenalkan aneka macam macam bentuk kecerdasan. Hari ini merupakan hari terakhir daycare, dan diadakan pertunjukan yang seluruhnya diisi oleh bawah umur yang diasuh di daycare.
"Kami ingin semoga anak tak sekadar dititipkan, tapi juga melaksanakan aktivitas yang bermanfaat, salah satunya ya dengan mengikuti aneka macam aktivitas yang dilakukan di daycare ini," ungkap Pratiwi.
Komentar
Posting Komentar